Tokoh Psikologi Islam Yang Perlu Anda Ketahui

Islam merupakan agama yang menjunjung tinggi pengetahuan. Hal tersebut dapat dibuktikan dari banyaknya tokoh islam yang menjadi ilmuwan di berbagai bidang, Salah satunya bidang kejiwaan atau yang disebut dengan psikologi.

Psikologi menjadi bidang ilmu pengetahuan yang tidak lepas dari pandangan tokoh pemuka islam. ada beberapa tokoh psikologi islam yang turut berkontribusi dalam keilmuan psikologi. Berikut adalah beberapa nama yang dikenal sebagai tokoh psikologi islam.

  1. Ibnu Cinna (Avicenna)

Dalam ilmu psikologi, Anda tentu mengenal 7 indra batin yang mendukung indra luar diantaranya yaitu imajinasi manusia, imajinasi mendalam, akal sehat, kekuatan perkiraan, memori, pengolahan, serta komposit hewan. Teori tersebut merupakan cetusan tokoh islam Ibunu Cinna. Dengan berpegang gagasan Yunani mengenai keseimbangan internal. Ibnu Cinna mengatakan bahwa suatu kepercayaan mampu mempengaruhi semua aspek tubuh. Dari pernyataan tersebut, kamus psikologi menambahkan adanya teori gangguan somatik atau psikosomatis.

  1. Al- Ghazali

Al-Ghazali merupakan seorang sufi sekaligus tokoh psikologi islam yang mencetuskan gagasan bahwa ketakutan dapat diajarkan atau dipelajari dari sebuah pengalaman. Kaitannya dengan sifat ego-setrisme anak-anak sejak lahir. Gagasan tersebut menjadi model pedoman yang signifikan untuk kategori kebutuhan atau keinginan mental yang banyak dipakai saat ini.

  1. Ibnu Khaldun

Atas gagasannya mengenai kepribadian yang dibentuk lingkungan sekitar dan individu menjadikan tokoh psikologi islam satu ini disebut sebagai gambaran behavioris saat ini. Gagasan tersebut menjadi petunjuk atas munculnya eksperimen pendukung biologis dan behavioris. Di samping itu, gagasan yang dikemukakan Ibnu Khaldun ini latar belakang adanya debat Nature vs Nurture.

  1. Najub Uddin Muhammad

Tokoh psikologi islam satu ini dikenal dengan karyanya yang mendalam tentang gangguan mental seperti paranoid, disfungsi seksual, depresi, dan lain sebagainya. Karyanya tersebut banyak dipakai untuk rujukan para pengamat dan peneliti bahkan tokoh psikologi besar lainnya.

Itulah nama- nama tokoh psikologi islam yang membuktikan bahwa islam juga turut berkontribusi dalam keilmuan psikologi. Melalui informasi tersebut, Anda bisa mengetahui sumber gagasan keilmuan psikologi yang selama ini Anda pelajari.